h1

Orang Bule Jarang Mandi?

Oktober 21, 2010

Sebelumnya Saya minta maaf kalo tulisan ini nyrempet-nyrempet SARA. Lha gimana lagi…setelah sekian lama otak dan jemari-jemari ini tidak akur – lama tidak nulis maksudnya – hal inilah yang pertama kali melintas di otak Saya dan langsung direspon oleh jemari Saya. Okelah kalo beg..beg..beg..begitu…let’s get it on!

Mungkin pertanyaan yang tersirat di judul tulisan Saya kali ini sudah ada di benak sebagian orang. “Kok orang bule jarang mandi ya?” atau “Emang bule jarang mandi ya?” Gak tau bener apa salah, tapi stigma ini sepertinya ada di benak beberapa orang. Saya tidak tahu pasti karena saya tidak meneliti. Tapi dari banyak orang yang memiliki pertanyaan atau stigma bahwa orang bule jarang mandi mungkin stigma itu disebabkan karena mereka mencium aroma tubuh sang bule yang aduhai.

Apakah aroma tubuh tersebut muncul karena mereka jarang mandi?

Yup, namanya juga beda ras, beda kebangsaan, beda makanan dan pola makan, baunya pun beda donk dengan kita. Mereka biasa makan keju, susu, daging, olahan gandum. Mungkin keju, susu, dan daging itulah yang menyebabkan aroma tubuh mereka yang eksotis itu. Jadi bukan karena jarang mandi. Tapi jarang mandi pun menyebabkan aroma tubuh menjadi semakin semerbak, karena keringat yang menempel di tubuh kita menjaga aroma tersebut, ditambah lagi kelembaban karena keringat tersebut membuat bakteri beranak-pinak. Bakteri ini juga menyebabkan aroma tubuh kita semakin mantab.

Kembali ke benang merah. Apakah benar orang bule itu jarang mandi. Kita tahu bahwa kebanyakan bule itu berasal dari negara empat musim, atau negara yang dingin-dingin gitulah, yang deket-deket kutub gitu. Nah di negara-negara macam ini, meskipun matahari seterik apapun, kelembaban udaranya tidak tinggi. Hal ini membuat udara kering. Jadi sepanas apapun kita akan sedikit sekali berkeringat jika dibandingkan dengan temperatur yang sama di Indonesia, karena kelembaban di Indonesia sangat tinggi.

Jadi, yang mempengaruhi kita keringatan apa gak itu kelembaban? Gak tau juga sih, lagi males nyari referensi…hehehe…. Sebagai bandingan aja nih, Saya naek sepeda motor dari kosan ke kantor, di siang hari, dengan jarak kurang dari 500 meter, udah basah sama keringat. Di sini – Tampa, Florida, USA – Saya jalan kaki di siang hari dengan temperatur yang sama (saya liat di termometer) dengan jarak yang lebih jauh, Saya cuma merasa hangat, gak keluar keringatnya.

gila tuh bulu ketek!!!

Dari situ Saya ambil kesimpulan bahwa orang bule jarang mandi karena mereka emang gak keringetan. Biasanya mereka mandi sehari sekali aja. Mau tidur misalnya. Bahkan banyak yang gak mandi pagi. Misalnya kuliah jam 9 pagi, mereka bangun jam 9 kurang 5 menit! hahaha……

Nah, jeleknya, kebiasaan mereka tuh dibawa sampe ke Indonesia. Walah..walah…mereka di sini kan jadi keringetan banyak tuh…mantab kan jadinya…..

Yak, begitulah tulisan kali ini….saya bingung juga nih sebenarnya mau nulis apaan gitu…. Oh iya, saya juga jadi jarang mandi dua kali sehari di sini hehehe…..

gambar diambil dari sini dan sini

3 komentar

  1. Mber bule emang jarang mandi krn suhu udara di negaranya yang adem….tapi kalo di bali mrk rajin mandi kok


  2. Berarti bolotnya nimbun tuh…. (Wkwkkkwkw)
    Tuh kelek…. (Q kok bs dikalahin ya…????? )


  3. HAHAHAHA betul bos, waktu saya di innsbruck austria warga disana juga jarang mandi.kebiasaan saya di jogja minimal 2 kali sehari. kebiasaan itu saya bawa ke austria. badan jadi gatal2 gitu saat habis mandi mungkin efek dari karena mandi pada suhu dingin



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.