h1

Mari menikah..

Oktober 13, 2008

setelah ditunggu-tunggu hari itu datang juga. hari dimana salah seorang teman membuat janji sehidup semati dengan kekasihnya.

beberapa hari sebelum hari itu tiba, kami seangkatan kerja sibuk membicarakannya. Bagaimana kami ke sana, menginap di mana (acaranya di solo), kado apa yang akan diberikan, dan sebangsanya. Semua teman begitu semangat merencanakan keberangkatan kami bersama-sama meski ada 1-2 teman yang tidak bisa ikut. Sampai 1 hari menjelang keberangkatan kami, rencana masih terus berubah-ubah. Ada yang mengusulkan carter mobil dari gresik, ada juga yang mengusulkan naik transportasi umum saja.

singkat cerita pada akhirnya banyak teman2 yang memutuskan untuk tidak jadi ikut kondangan. dalam hati kecil, aku merasa kecewa. karena justru teman2 itulah yang menggebu-gebu dengan semangat proklamasi merencanakan keberangkatan kami.

kami berangkat ke kota gudeg, jogja.

hari h pernikahan teman. kami sepakat berangkat bersama-sama dari jogja menggunakan 2 mobil. sepakat berkumpul di rumah seorang teman sebelum pukul 8 pagi. berangkat ke solo paling telat pukul 8 pagi.

8.00 tepat aku sampai di rumah teman itu. ternyata baru 4 orang (termasuk aku dan tuan rumah) yang sudah stand by. menunggu teman2 lain yg notabene adalah senior di tempat kerja.

menunggu…

lewat dari pukul 9.00 mereka baru datang. yah mau bagaimana lagi…tidak ada gunanya menyimpan dongkol di hati. kami pun berangkat.

kami berangkat tidak menuju ke gedung tempat acara pernikahan, tapi menjemput teman kami yang lain. dia menunggu di solo. oke…masih satu kota, batinku. tapi ternyata….ujung ke ujung…jauh!!! waktu terbuang banyak.

tancap gas ke gedung perkawinan. sesampainya di sana ternyata acara sudah selesai…meskipun kami masih bisa bersalaman dan berfoto dengan pasangan mempelai (gak kebagian makan! padahal sengaja gak sarapan!), tetap saja ada rasa kecewa. seandainya para senior tepat waktu…seandainya tidak perlu menjemput teman kami…

pukul 12.00 kami sampai di sana, sedangkan aku hrs mengejar kereta prameks pukul 12.45 untuk kembali pulang ke jogja…

selamat menempuh hidup baru untuk iwan, maafkan kami yang terlambat datang. lain kali kami tidak akan terlambat…..lho????

5 komentar

  1. bagian akhirnya adalah sebuah harapan dari seorang teman untuk temannya yang baru menikah agar segera bikin acara yang sama segera hehehehehe


  2. wawawa…jgn sampe deh…hhehehe..


  3. judulnya ini mengingatkan sama lagu Aura Kasih🙂
    ‘mari semua DANSA denganku…..’
    yg ditulis mas Pandu semoga bukan ‘sekuel’nya lagu si Aura Kasih
    hihihihi


  4. @aureliaclaresta
    aura kasih?…waa..coba bisa duet….hwaaa…


  5. lain kali ga terlambat lagi? hehehe.. spontanitas yang merdeka..



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: