h1

Earth Hour for Earth Day – Stop Global Warming!!!

April 12, 2009

Hari sabtu, tanggal 28 Maret 2009, warga sedunia (tekankan, sedunia!!!) memperingati “Earth Day” dengan melakukan “Earth Hour”. Yaitu mematikan lampu listrik selama satu jam yang dilakukan serempak mulai pukul 20.30 sampai 21.30 wib. Dengan melakukan hal ini diharapkan kita dapat memberikan kesempatan kepada bumi untuk bernafas lega sejenak. Mematikan lampu listrik berarti tidak menggunakan listrik berarti tidak ada pembakaran karbon untuk menghasilkan listrik. Selain menghemat penggunaan fossil fuel, juga mengurangi emisi karbon di udara.

Namun seberapa banyak dari kita yang melakukan hal ini? Jujur saja, saya tidak melakukannya karena sedang mengikuti acara kantor (masak di tengah2 acara teriak2 minta lampuny dimatiin sejam? bisa dicekek ma bos..) Namun saya berharap keluarga dan teman2 yang lain melakukannya. Benar saja, di rumah keluarga saya, seluruh lampu dan listrik dimatikan selama jam tersebut. Maklum, adik bungsu saya salah seorang remaja yang sangat peduli lingkungan. Tidak jarang dia mengambil sampah yang baru saja dibuang secara sembarangan oleh orang lain untuk dimasukkan ke tong sampah sembari melirik sinis orang tersebut. Tentu saja yang bersangkutan merasa risih dan tak enak hati.

lampu kota

By the way, kembali ke soal earth hour. Ternyata, dari satu kampung dimana rumah kami berada hanya ada satu rumah yang mematikan lampu, rumah kami. Tidak ada yang lain. Saya hanya terbengong saja saat mendengar hal tersebut dari ibunda tercinta. Sekian banyak rumah, sekian banyak orang, tidak adakah yang mengetahui kegiatan earth hour tersebut? Kegiatan ini disosialisasikan lewat semua media, baik cetak maupun elektronik. Apakah mereka memang tidak tahu, atau bersikap apatis? Saya berpikir, apakah pengurus rt/rw, kelurahan, atau kecamatan tidak melakukan sosialisasi? Pemerintah Negara Indonesia melalui Pemerintah Daerah seharusnya menjadi pihak yang paling paham atas masalah ini. Lalu apa yang terjadi? Kalau memang pemda melalui perangkat2nya sudah melakukan sosialisasi, namun kenapa masih banyak orang yang apatis? Apakah mereka tidak peduli dengan nasib bumi kita? Atau mereka merasa hal tersebut tidak membawa perubahan? Atau mereka hanya tidak mengerti saja? Semoga saja mereka hanya tidak mengerti. Jangan sampai mereka acuh dengan nasib bumi tempat kita hidup.

Hal paling kecil yang kita lakukan untuk membuat bumi lebih baik sangatlah berarti.

Go Green!! Stop Global Warming!!

gambar diambil dari sini

6 komentar

  1. saya nggak tahu tentang hal itu….
    hahaha…
    makanya ga ikutan program ‘diet karbon’
    kasian de gwe…..


    • waduh…piye toh…


  2. aq ma temen-temen cewek laennya rata-rata matiin lampu tapi enggak buat tivi, soalnya cinta fitri lagi seru..wkwkwk..ga penting kan…


    • @rizda, mending tuh drpd enggak sama sekali..


  3. ok mas
    saya ikutan dukung🙂


    • @ Rusa Bawean, ok tengkyu..tengkyu…



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: