h1

Pujangga dan Puteri Bersayap

Oktober 12, 2009

di negeri bintang-bintang tersebutlah puteri
puteri bersayap
dari untaian nasib

di negeri manusia puteri itu jatuh
berlumpur sebelah sayapnya
tak ada kuasanya pulang ke bintang

puteri bersayap lumpur
memeluk separuh hati yang tak berduri
berharap bisa menunggangginya tuk pulang ke bintang

di negeri manusia tersebutlah pujangga
pujangga yang bersahabat dengan bulan
berkelana mencari hatinya yang hilang

pujangga tahu itu separuh hatinya
yang kini tak lagi berduri
namun berlumpur terkena sayap sang puteri

sang pujangga ingat dia pernah berpuisi
“satu yang pasti, mawar pun tak sudi mekar tanpa ditemani duri-duri…”

lalu ia berjalan lagi
meninggalkan putri dengan hati
lalu mencari Tuhannya
untuk kembali kepada putri

Gresik,  12 Oktober 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: