h1

GRE (Graduate Record Examination)

Januari 28, 2010
GRE (Graduate Record Examination)
Para pembaca yang budiman, setelah sekian lama blog ini berhibernasi, kali ini saya akan sedikit mengupas tentang GRE Test. Berhubung baru saja saya diberi kesempatan mencobanya.
Apakah GRE Test itu?
Mungkin para pembaca pernah mendengar atau membacanya entah di mana. Terlebih lagi bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tingkat pascasarjana di luar negeri. Yup, GRE (Graduate Record Examination) seringkali disebutkan sebagai syarat untuk apply addmition ke universitas luar negeri (terutama Amerika Serikat).
Apakah GRE itu?
*tanya lagi…tanya lagi…kan tadi udah…*
Iya deh kujawab sekarang. GRE adalah……..wah gak tau tuh definisinya….pokoknya kepanjangannya Graduate Record Examination. Kalau boleh saya bilang, ini seperti Tes Potensi Akademik kalo di Indonesia. Yah, soalnya sih memang berbeda tapi tujuannya sama.
*Hahahahah….jawaban apaan tu???*
Okay..okay…let’s get serious!
GRE adalah semacam tes standarisasi yang menjadi persyaratan pendaftaran di banyak universitas di Amerika Serikat dan english-speaking country lainnya. Tes GRE ini dikelola oleh sebuah institusi komersial bernama ETS (Educational Testing Service) – pernah dengar juga kan?. Tes ini mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, critical thinking, dan analytical writing seseorang. Dalam bahasa Inggris tentu saja. Bentuk tesnya sendiri ada dua, paper based dan computer based. Secara default tes yang dilakukan adalah computer based, namun bisa saja dilakukan paper based di negara yang tidak memungkinkan dilakukan computer based. Di Indonesia saya tidak tahu apakah ada kedua-duanya atau tidak. Mungkin hanya computer based saja, seperti pengalaman saya kemarin. Tes ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam yang terbagi menjadi 5 session.
Ada hal yang harus diperhatikan jika anda mengikuti computer-based GRE test. Berhati-hatilah dalam memilih jawaban karena anda tidak dapat mengubahnya setelah anda meng-confirm jawaban anda. Yup, verbal section dan quantitative section berupa multiple choice, sedangkan pada bagian analytical writing anda harus mengetik. Dan jangan bayangkan seperti mengetik di word proccessor yang bisa mengkoreksi kesalahan jika ada salah ketik, anda tidak dapat menemukan fungsi tersebut di sini. Bahkan anda tidak dapat menggunakan keyboard shortcut seperti Ctrl+C dan Ctrl+V untuk menyalin dan menempelkan teks. Kembali ke multiple choice, setelah anda memilih salah satu jawaban yang anda anggap paling tepat, anda harus meng-confirm jawaban tersebut. Jika tidak, anda tidak dapat lanjut ke pertanyaan berikutnya. Namun, sekali anda me-klik tombol confirm, anda tidak dapat kembali lagi ke pertanyaan sebelumnya. Hati-hati!!!
Trus, isi tesnya kaya’ gimana sih?
Ya, seperti yang saya tulis di awal, tes ini seperti tes potensi akademik dalam bahasa Inggris.
Pada verbal section, soalnya tidak jauh dari sinonim, antonim, mengisi titik-titik… yah..seperti ulangan bahasa waktu SD lah…Tapi jangan bayangkan bakal semudah itu wakakakakakak….
Quantitative section, seperti katanya, berisi soal-soal matematika. Isinya angka melulu…sampai bosan. Tentunya soal yang diberikan bukanlah soal matematika tingkat tinggi macam kalkulus yang ngeliat angkanya aja udah bikin pingsan. Soalnya matematika dasar kok. – Tapi tetep….bikin pingsan juga…-
Sedangkan pada Analytical Writing, anda akan diberi 2 soal. Soal pertama, anda dihadapkan pada dua issue. Anda harus memilih salah satu issue dan anda harus menuliskan pendapat anda mengenai issue tersebut. Soal kedua, anda diberikan satu argumen. Anda harus mengkritisi argumen tersebut.
Lalu di mana saya dapat mendaftar? Berapa biayanya?
Anda bisa mendaftar secara online di Prometric. Biayanya sebesar $190 dan anda harus memiliki credit card untuk bisa membayarnya. Di Indonesia, hanya ada satu tempat yaitu di Jakarta. Tepatnya di Indonesia International Education Foundation (IIEF), Menara Imperium lantai 28. Kemungkinan anda bisa datang langsung ke sana untuk mendaftar, tapi saya tidak bisa pastikan.
Untuk informasi yang lebih lengkap dan jelas tentang GRE (Graduate Record Test) anda dapat mengunjungi situs ETS – GRE
Oke..selamat mencoba!! Good luck!!

8 komentar

  1. wah…. koyo’e aku ra tertarik… hahaha


    • hahhahahaha….ya..ya..ya….


  2. gre ini berlaku buat berapa lama yah?
    hiks2..kalo computer based mksdnya kita nanti testnya di rumah pake komputer sendiri atau ada tempat test gt?
    thanks..


    • untuk jangka waktu saya kurang paham. mungkin 1 tahun
      untuk computer based test tetap dilakukan di tempat test


  3. ciyee,mas pandu..
    dadi wes ketompo ng ndi,mas?
    sukses slaluuu…

    mbok aku didongakke men iso icip2,hehehee..


  4. kalo mau tes yang paper-based, dimana ya?

    trus mengenai penilaianx gimana?ada skornya gitu ato gimana?

    terima kasih


    • tidak ada tes yang paper based…semua computer based.
      nilai segera diketahui setelah tes…dan langsung dikirim ke universitas yang anda pilih


  5. […] tulisan saya yang lalu tentang GRE (Graduate Record Examination), kali ini saya mencoba mengupas sedikit tentang GMAT (Graduate Management Admission […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: